Fleet management system atau disebut manajemen armada mempunyai peran paling krusial dalam industri manufaktur atau konstruksi. Manajemen fleet sangat dibutuhkan dalam pengelolaan aktivitas kendaraan, seperti motor, mobil, bus, truk, kapal, pesawat terbang, dan alat berat. Adanya fleet management, mampu menjaga kelancaran suatu bisnis dari perusahaan tersebut.

Lalu, Apa Itu Fleet Management ?

Fleet management system

Fleet management system adalah kegiatan pengelolaan suatu armada. Tujuannya agar memaksimalkan efisiensi dari kendaraan, meningkatkan produktivitas, memantau waktu service, meningkatkan keselamatan kendaraan maupun pengemudinya, hingga konsumsi bahan bakar.

Agar performa fleet management bekerja secara optimal, dibutuhkannya suatu sistem untuk memantau dan mengontrol kinerja dari kendaraan maupun pengemudi. Semua fungsi akan dikelola dalam satu software fleet management system. Sistem ini juga berfungsi dalam meminimalisir risiko kecelakaan karena kondisi kendaraan akan selalu baik, sehingga pemicu kecelakaan dapat dihindari. 

Nantinya, seorang flat manager akan membantu melatih pengemudi guna meningkatkan keselamatan, memahami peraturan yang berlaku, dan dapat bertanggung jawab atas transportasi yang dikendarai. Flat manajer harus mempunyai pengetahuan yang luas, mudah beradaptasi, memahami perawatan armada, merancang strategi untuk menjaga keselamatan pengemudi, dan masih banyak lagi. 

Manfaat Penting Dari Fleet Management System 

Seperti yang telah disampaikan, software fleet management akan membantu perusahaan dalam meningkatkan produktivitas bisnis. Pemakaian armada perusahaan pun dapat dipantau dengan otomatis, tanpa harus dilakukan secara manual lagi. Berikut manfaat fleet management system Indonesia lainnya. 

Armada Dapat Dipantau Secara Real-Time

Fleet management system dapat membantu manajer dalam pemantauan armada, baik secara jarak jauh ataupun dekat. Informasi yang didapatkan mengenai lokasi kendaraan dan pengemudi. Melihat tingkat produktivitas karyawan, performa armada berdasarkan tujuan, rute, hingga penggunaannya. Sistem juga memudahkan fleet manajer apabila terjadi keterlambatan dalam pengiriman. Cara ini dapat meminimalisir kekecewaan dan kepuasaan pelanggan terhadap operasi bisnis tersebut. 

Meningkatkan Keamanan Armada dan Pengemudi

Tugas fleet management sengaja dirancang untuk menunjang keamanan pengendara atau staff perusahaan. Sistem berguna memonitor kecepatan kendaraan, melacak rute driver, melihat perilaku driver saat berkendara, hingga memastikan pengemudi tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas. Sistem akan melaporkan kondisi secara otomatis, sehingga perusahaan atau manajer akan mengevaluasi perilaku pengemudi. Langkah ini sangat berguna dalam mendeteksi pemicu masalah, agar meminimalisir terjadinya risiko kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain. 

Memantau Penggunaan Bahan Bakar

Semua kendaraan pasti membutuhkan bahan bakar. Penggunaan bahan bakar untuk kegiatan operasional, ternyata cukup menguras omset perusahaan. Pengelolaan bahan bakar yang tidak teratur tentu dapat mengganggu kelancaran dari sebuah bisnis. Melalui fleet management system, bahan bakar lebih mudah dikelola dengan melacak informasi biaya yang dikeluarkan.

Hal ini juga dapat mencegah terjadinya human error maupun pencurian stok bahan bakar. Melalui fleet management, perusahaan bisa menekan biaya pengeluaran, seperti biaya bahan bakar dan perawatan rutin. Sistem akan merinci dan mengurangi pengeluaran operasional yang tidak dibutuhkan, sehingga operasi bisnis jauh lebih efisien.

Mengontrol Perawatan Kendaraan Secara Optimal

Perawatan kendaraan termasuk bagian penting guna menjaga kualitas performa armada yang akan dikendarai. Sistem akan mengecek kualitas mesin dan memprediksi kapan harus melakukan service. Secara otomatis, sistem akan membunyikan alarm sebagai pengingat bila waktu maintenance sudah dekat. Terdapat pula pengingat kapan harus mengganti oli rutin. Bantuan dari software tersebut, jelas memudahkan perusahaan dalam menjaga kendaraan agar lebih awet dan berumur panjang. 

Proses Penjadwalan Secara Real-Time

Pekerjaan yang mengurusi pengiriman barang, ternyata cukup berat dan rumit. Adanya, fleet management system proses jadwal jauh lebih mudah. Manajer dapat menguraikan rincian tugas karyawan sesuai jadwal. Perubahan jadwal yang dilakukan pun secara transparan dan karyawan bisa langsung melihatnya. Apabila terdapat pengiriman atau tugas yang mendesak, maka perubahan jadwal bisa lebih efisien. 

Bisa Menjadi Petunjuk Jalan

Software yang dikembangkan semakin canggih, sehingga memudahkan pengemudi untuk mencari rute perjalanan. Tidak hanya digunakan sebagai petunjuk saja, melainkan juga dapat mengarahkan driver dari jalur yang salah maupun tersesat. Apabila driver tersesat, sudah pasti berdampak pada pemborosan bahan bakar. Jalan yang macet pun bisa menjadi masalah keterlambatan saat proses pengiriman barang. Fitur route optimization, mempersingkat waktu tempuh, menghemat bahan bakar, dan memudahkan pengemudinya. Sistem fleet management ini juga berfungsi mengetahui posisi pengemudi bila berhenti atau tersesat. 

Setelah Melihat Manfaatnya, Ternyata Peran Fleet Manager Juga Penting

Fleet manager akan  bertugas menjalankan sistem fleet management tersebut. Tugasnya tidak hanya melihat laporan dari software saja, melainkan banyak tanggung jawab yang harus dijalankan. 

Seorang fleet manager harus memiliki pola pikir menganalisis data dan memecahkan masalah. Meski terdengar sederhana, nyatanya ini tugas yang cukup rumit. Sebab, manajer harus memperkirakan waktu tempuh perjalanan, menentukan rute perjalanan, bila jadwal bentrok harus mencari solusinya. 

Tugas fleet manager juga ikut memilih transportasi yang tepat. Manajer akan merinci jadwal pengiriman, menghitung biaya yang diperlukan, memberikan arahan pada pengemudi, hingga memilih driver yang tepat. 

Bila kendaraan perlu diganti, fleet manager harus menjualnya kembali dengan mendapatkan harga terbaik di pasaran. Setelah menemukan pembeli, manajer berlaku sebagai negosiator saat proses jual beli berlangsung. Fleet manager akan memastikan kondisi kendaraan masih layak dipakai. Hal ini dapat mencegah terjadinya risiko yang tidak diinginkan. Mereka akan membuat jadwal maintenance, lalu mendatangi suku cadang bila kendaraan harus diperbaiki. Meski dibantu oleh sistem, tapi fleet manager wajib memiliki keterampilan seperti yang sudah disampaikan di atas. Bagi Anda pemilik bisnis, gunakan fleet management system sebagai penunjang produktivitas perusahaan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
In this article:
Fleet management system atau disebut manajemen armada mempunyai peran paling krusial dalam industri manufaktur atau konstruksi